Tampilkan postingan dengan label asma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asma. Tampilkan semua postingan

Hydroxygen Plus dan Asma

Hydroxygen Plus adalah produk terapi oksigen yang sangat dibutuhkan oleh penderita asma. Karena penderita asma mengalami gangguan pernafasan dan asupan oksigen, maka pemberian Hydroxygen ini akan sangat bermanfaat bagi mereka, disamping itu Hydroxygen juga membantu membersihkan polutan yang masuk ke dalam tubuh, yang diduga juga sebagai faktor pemicu terjadinya asma. Banyak laporan yang menyatakan bahwa setelah pemakaian rutin Hydroxygen Plus maka mereka menjadi tidak tergantungan terhadap obat asma, bahkan lepas sama sekali. Hydroxygen Plus membuat nafas kembali lancar dan energipun meningkat.

Apakah asma itu ?

ASMA merupakan penyakit peradangan yang berlangsung kronis di saluran napas. Peradangan ini membuat saluran napas memberikan respon yang berlebihan (hiperaktivitas) sehingga menyempit dan tertutup oleh produksi lendir yang banyak dan pekat yang mengakibatkan aliran udara terbatas.

Apakah gejala dari asma itu?

Gejala utama asma ialah sesak napas disertai bunyi mengi (wheezing) atau sering disebut bengek. Penderita asma biasanya mempunyai riwayat batuk yang memberat terutama malam hari ataupun subuh, mengi berulang, sering merasa sulit bernapas dan kerap kali merasa dada seperti diikat.

Pada suatu serangan asma, otot polos dari bronchus mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan dan pelepasan lendir kedalam saluran udara. Hal ini akan memperkecil diameter dari saluran udara (disebut bronkokonstriksi) dan penyempitan ini menyebabkan penderita harus berusaha sekuat tenaga supaya dapat bernafas.

Asma menimbulkan gangguan kualitas hidup karena gejala yang ditimbulkannya baik berupa sesak napas, batuk, maupun mengi. Pasien jadi kurang tidur atau terganggu aktivitas sehari-harinya. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan. Meskipun jarang, asma bisa memicu kematian.

Kapan serangan asma terjadi?

Frekuensi dan beratnya serangan asma bervariasi pada setiap penderita, seperti pada penderita asma berat yang mengalami serangan hampir setiap hari. Bunyi mengi terutama terdengar ketika penderita menghembuskan nafasnya. Di lain waktu, suatu serangan asma terjadi secara perlahan dengan gejala yang secara bertahap semakin memburuk. Serangan bisa berlangsung dalam beberapa menit atau bisa berlangsung sampai beberapa jam bahkan selama beberapa hari. Selama terjadinya serangan asma, sesak nafas bisa menjadi semakin berat sehingga dapat menimbulkan rasa cemas. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita akan mengeluarkan banyak keringat, pada serangan yang sangat berat, penderita menjadi sulit untuk berbicara karena sesaknya sangat hebat.

Penderita asma sedang dengan serangan rata-rata tiga kali dalam seminggu, dan asma ringan dengan serangan sekitar dua kali dalam seminggu.

Bagaimana mengetahui berat ringannya serangan asma?

Berat ringannya asma dapat diukur dari seberapa sering timbulnya gejala asma baik siang hari maupun yang timbul malam hari serta beberapa berat fungsi paru terganggu.
Serangan asma bisa timbul sewaktu-waktu tetapi sebenarnya peradangan yang terjadi di saluran nafas bersifat kronis (berlangsung terus dalam waktu lama).
Dasar permasalahan pada penyakit asma terletak pada penyempitan saluran pernafasan berupa proses reaksi peradangan (akibat reaksi alergi) yang merupakan respon terhadap rangsangan dimana pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan.

Apa yang bisa memicu serangan asma?

Beberapa alergen dapat memicu serangan asma, diantaranya :
• Debu yang ada di dalam rumah berasal dari kasur kapuk, karpet, sofa, pakaian yang disimpan lama di dalam lemari, langit-langit atap rumah, buku/kertas arsip yang lama, dll.
• Bahan makanan terutama jenis ikan laut, udang, susu sapi, telur, coklat, kacang-kacangan, dll. (sementara kelompok bahan makanan yang mempunyai ciri yang mengiritasi, a.l. pedas, dingin, bergetah, rasa manis/asam, asing, dll. bukan penyebab tapi pemicu terjadinya serangan asma).
• Perubahan lingkungan hidup yang tidak diharapkan (perubahan cuaca, kelembaban, temperatur, polusi udara, asap rokok dan bau-bauan yang merangsang), bulu yang berasal dari bahan pertanian (tepung sari, jerami, rumput-rumputan, ampas tebu, dll.) bahan yang berasal dari bulu dan kotoran unggas serta binatang piaraan.
• Pengaruh obat-obatan seperti penisilin, sulfa, dan aspirin yang bisa menjadi faktor pencetus serangan asma.
• Pemicu lainnya dapat berupa kelelahan pikiran, infeksi saluran nafas terutama penyakit influenza tertentu, aktivitas fisik dan ketegangan jiwa (emosi yang kuat, misalnya perasaan terlalu gembira atau perasaan kesal akibat suasana kerja yang tidak menyenangka n atau perasaan sedih karena baru putus cinta.

Bagaimana penelitian tentang alergen terhadap kejadian asma ?

Alergen adalah zat di lingkungan yang pada orang sensitif dapat menimbulkan gejala alergi atau asma.

Pada asma, alergen yang dapat memicu adalah alergen hirup, seperti tungau debu rumah, kecoak, serta serpih kulit binatang seperti anjing dan kucing. Pada penelitian di Jakarta, 77% penderita asma anak bereaksi alergi terhadap tungau debu rumah, sementara kecoak 44%. Sedangkan serpih kulit kucing dan anjing ternyata hanya menunjukkan reaksi alergi 7% dan 4%.

Bila faktor tungau debu rumah dapat dihilangkan, maka prevalensi asma di Jakarta sebesar 7,5% dapat diturunkan jadi 71%. Upaya ini tidak mudah karena tungau debu rumah terdapat di mana-mana dan tahan terhadap panas. Meski demikian, upaya menghindari tungau debu rumah harus tetap dilakukan.

Kalau peran polusi udara sebagai pemicu asma masih kontroversi. Sebagian besar peneliti tidak mendukung polusi udara sebagai penyebab asma. Hal ini terbukti dari penelitian dari beberapa negara maju maupun negara berkembang.

Jerman Timur yang sebelum bersatu dengan Jerman Barat mempunyai industri dengan polusi udara tinggi, prevalensi asmanya lebih rendah (3,9%) dibandingkan dengan Jerman Barat (5,8%). Demikian pula negara barat seperti Australia, Selandia Baru yang polusi udaranya rendah mempunyai prevalensi asma tinggi (20-30%).

Sebaliknya, di Afrika prevalensi asma lebih tinggi di daerah urban dibandingkan dengan daerah rural.

Seperti halnya laporan di suatu daerah di Perancis yang kadar ozonnya tinggi di daerah perkotaan ternyata meningkatkan prevalensi asma. Ozon merupakan hasil dari reaksi fotokimia yang melibatkan radiasi ultraviolet (cahaya matahari) pada NO2 dan hidrokarbon yang dihasilkan emisi kendaraan.

Untuk di Indonesia sendiri, penelitian dr Heru Sundaru dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, yang dilakukan di Jakarta dan Subang secara serentak menunjukkan kadar polusi udara di Jakarta lebih tinggi 3-4 kali lipat dibandingkan Subang, termasuk kadar ozon, kecuali kadar SO2 3-4 kali lebih tinggi di Subang, yang diduga berasal dari polusi Gunung Tangkuban Perahu yang masih aktif.

Dampaknya adalah gejala batuk dan mengi lebih banyak di Subang, tetapi asma di Jakarta secara bermakna jauh lebih berat. Dibandingkan dengan Bandung (5,2%), Semarang (5,5%), dan Denpasar (4,3%), prevalensi asma di Jakarta paling tinggi (7,5%).

Apakah penyebab dari asma itu?

Penyebab asma sampai saat ini belum diketahui pasti sehingga pengobatan asma sampai sejauh ini baru pada tahap mengendalikan gejala. Maka para peneliti lebih fokus pada mencari faktor risiko yang berperan terhadap terjadinya asma. Pada asma banyak sekali faktor risiko yang diduga ikut berperan, tetapi umumnya digolongkan menjadi faktor genetik (keturunan) dan lingkungan.

Dalam praktik sering dihubungkan adanya faktor riwayat asma dalam keluarga dengan terjadinya asma. Banyak penderita asma merasa heran bahwa di keluarganya tidak ada yang menderita asma.

Dari suatu penelitian yang baru-baru ini dilakukan di Indonesia, hanya 30% penderita asma yang keluarganya menderita asma. Faktor ibu ternyata lebih kuat menurunkan asma dibandingkan dengan bapak. Sebagian besar tidak diketahui menderita asma karena faktor genetik itu tidak sampai menimbulkan gejala asma atau bermanifestasi jadi penyakit alergi lain.

Sejauh ini belum diketahui faktor gen mana yang menyebabkan asma. Banyak sekali gen yang ikut berperan dalam terjadinya asma (polygen). Pentingnya faktor genetik pada asma juga ditunjukkan pada penelitian asma di Indonesia itu, bahwa ternyata orangtua asma berkemungkinan 8-16 kali menurunkan asma dibandingkan dengan orangtua yang tidak asma, terlebih lagi bila si anak alergi terhadap tungau debu rumah.

Meskipun faktor genetik dianggap penting dalam terjadinya asma, tidak dapat diterangkan mengapa terjadi kenaikan prevalensi asma di banyak negara dalam waktu yang relatif singkat. Karena itu, peran faktor lingkungan dianggap lebih penting.

Penelitian Von Mutius dkk di Jerman Barat (sebelum bersatu dengan Jerman Timur) menunjukkan prevalensi asma di Jerman Barat 5,8% lebih tinggi daripada Jerman Timur yang 3,9%. Padahal, secara genetik keduanya sama.

Demikian pula di Asia. Leung dkk melaporkan penelitian asma pada etnis China. Ternyata prevalensi asma di Hongkong paling tinggi (11,6%) dibandingkan dengan Kota Kinibalu di Malaysia (8,2%) atau San Bu (1,9%) di daratan China.

Etnis China yang lahir di Australia mempunyai prevalensi asma lebih tinggi (24%) dibandingkan dengan mereka yang di Hongkong atau daratan China. Jadi, meskipun faktor genetik penting dalam terjadinya asma, faktor lingkungan lebih penting lagi.

Ribuan penelitian menyangkut faktor lingkungan masuk dalam hipotesis terjadinya asma. Mulai dari imunisasi yang semula diduga ikut berperan dalam terjadinya asma (dibantah dalam laporan terakhir) sampai pada hipotesis yang menyatakan infeksi semasa awal kehidupan justru mengurangi terjadinya asma, sehingga negara-negara miskin mempunyai prevalensi asma lebih rendah dibandingkan dengan negara maju yang jarang terpajan infeksi. Pendapat ini melahirkan hipotesis higiene.

Peneliti Inggris, Strachan, mengemukakan hipotesis ini pada British Medical Journal tahun 1989 yang menyatakan bahwa kurangnya pemajanan oleh infeksi pada awal kehidupan akan menyebabkan terjadinya penyakit alergi atau asma di negara-negara maju yang masyarakatnya sudah hidup bersih.

Hipotesis tersebut berkembang, yang secara sederhana dijelaskan demikian. Dalam tubuh manusia ada sel limfosit (darah putih) yang disebut Th1 (T helper 1) yang berkaitan dengan imunitas atau kekebalan dan sel Th2 yang berkaitan dengan penyakit alergi. Kedua sel dalam menjalankan fungsinya mengeluarkan sitokin-sitokin, yaitu sejenis glikoprotein atau zat perantara yang akan memicu fungsi sel lain. Dalam keadaan normal terdapat keseimbangan antara sel Th1 dan Th2, tetapi pada penyakit alergi sel Th2 lebih aktif dari Th1. Pada asma atau penyakit alergi, fungsi sel Th2 berlebihan akibat berbagai faktor.
Namun, kini hipotesis tersebut mulai disanggah. Pemakaian antibiotik pada bayi atau anak kecil yang dulu dianggap dapat menyebabkan alergi atau asma, misalnya, dibantah oleh penelitian terbaru oleh Celedon dkk yang dipublikasikan pada majalah Clinical Experimental Allergy tahun 2004.

Berbagai faktor yang diduga ikut ambil bagian dalam terjadinya asma antara lain diet, tinggal di daerah urban, jumlah saudara kandung, polusi udara, asap rokok, sampai faktor ekonomi. Peran alergen dan polusi udara barangkali yang paling perlu dikemukakan di sini, baik untuk kepentingan masyarakat maupun pemerintah.

Pada anak-anak, saat ini alergi merupakan salah satu faktor penting penyebab berkembangnya penyakit asma. Terbukti, 75%-90% anak dengan asma di dunia mengidap alergi.

Siapa saja yang berisiko asma?

Asma adalah penyakit yang dapat terjadi pada siapa saja dan dapat timbul segala usia, meskipun demikian, umumnya asma lebih sering terjadi pada anak-anak usia dibawah lima tahun dan orang dewasa pada usia sekitar tigapuluh tahunan. Para ahli asma mempercayai bahwa asma merupakan penyakit keturunan dan sebagian besar orang yang menderita asma karena allergi terhadap sumber allergi tertentu.

Bagaimana mengobati asma?

Tujuan pengobatan asma meminimalkan gejala, menormalkan fungsi paru dan aktivitas sehari-hari, mencegah eksaserbasi dan obstruksi saluran napas yang irreversible serta mengoptimalkan pengobatan farmakologis dengan efek samping sedikit mungkin. Penatalaksanaan yang direkomendasikan sesuai dengan efek samping sesedikit mungkin. Penatalaksanaan yang direkomendasikan sesuai dengan pertemuan para ahli asma pada Global Strategy for Asthma Management and Prevention yang diselenggarakan oleh World Health Organization dan National Heart, Lung and Blood Institute (WHO/NHLBI) atau lebih populer dengan singkatan GINA yaitu; penyuluhan kepada penderita dan keluarganya, penilaian dan pemantauan beratnya asma, menghindari dan mengendalikan faktor pencetus, merencanakan pengobatan asma jangka panjang, rencana penanggulangan eksaserbasi asma, menyelenggarakan pemantauan secara berkala.

Bagaimana mensiasati serangan asma?

• Bersihkan rumah dan sekitarnya, kenali allergen (sesuatu yang dapat menyebabkan alergi) di seputar rumah dan pelajari cara untuk membasmi atau menangkalnya. Usahakan tempat kerja anda nyaman dan bersih. Jika tempat kerja 'kurang sehat' dan tidak mendukung kesehatan, diskusikan dengan atasan anda dan cari jalan keluar terbaik. Menghindari paparan terhadap allergen yang ada di sekitar anda bisa mengurangi kepekaan terhadap hal-hal yang dapat memperburuk kondisi anda.
• Perhatikan dan tingkatkan jenis makanan yang anda santap. Suplemen vitamin dan mineral tertentu bisa meningkatkan ketahanan tubuh terhadap pemicu serangan asma. Makanan rendah lemak, sarat karbohidrat, berbagai sayuran sehat bagi tubuh anda.
• Lakukan olahraga secara teratur. Olahraga yang tepat bagi penderita asma adalah olahraga sejenis jalan kaki atau berenang. Olahraga tersebut memiliki intensitas rendah dapat dapat dilakukan untuk jangka waktu yang lebih lama. Yang baik bagi penderita asma adalah olahraga yang tidak membutuhkan latihan terus-menerus, seperti sepakbola, tenis dan olahraga sejenis. Berenang adalah olahraga yang paling baik bagi penderita asma karena mereka menghirup udara di atas air yang tidak kering dan tidak merangsang saluran napas. Penderita asma yang ingin melakukan olahraga berintensitas tinggi harus melakukannya setahap demi setahap dengan meningkatkan intensitas setiap berolahraga. Olahraga yang melatih kekuatan tidak mungkin menyebabkan serangan asma jika penderita beristirahat di sela-sela tiap set. Namun yang penting saat berolahraga harus menghindari lingkungan yang berpolusi, suhu udara dingin, atau kering. Pelajari cara bernapas yang tepat. Cukup mengherankan, banyak penderita asma tidak menyadari bagaimana cara bernapas yang baik. Meski cara bernapas yang salah tidak memicu serangan tetapi dengan memperhatikan cara bernapas yang benar dapat membantu mencegah serangan serta mengurangi efek-efeknya.
.
Bagaimana angka kejadian asma di Indonesia ?

Dalam 30 tahun terakhir terjadi peningkatan prevalensi (kekerapan penyakit) asma terutama di negara-negara maju. Kenaikan prevalensi asma di Asia, seperti Singapura, Taiwan, Jepang, atau Korea Selatan, juga mencolok.

Di Indonesia, penelitian pada anak sekolah usia 13-14 tahun dengan menggunakan kuesioner ISAAC (International Study on Asthma and Allergy in Children) tahun 1995 menunjukkan, prevalensi asma masih 2,1%, yang meningkat tahun 2003 menjadi 5,2%. Kenaikan ini tentu saja perlu upaya pencegahan agar prevalensi asma tetap rendah. Tidak tinggi seperti di Inggris atau di Australia yang mencapai 20-30%.

WHO memperkirakan 100-150 juta penduduk dunia asma. Setiap tahun terjadi penambahan jumlah penderita asma sebanyak 180 ribu.

Apakah pengobatan asma sudah memadai?

WHO bersama National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) Amerika Serikat mengoordinasikan pertemuan dengan para pakar asma seluruh dunia untuk membuat strategi penanggulangan asma yang terangkum dalam buku panduan GINA. Sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan, panduan tersebut telah beberapa kali direvisi.

Meski panduan tersebut telah tersebar luas dan berbagai pertemuan ilmiah sering diselenggarakan, belum semua dokter memberikan pengobatan asma yang memadai.

Laporan dari satu penelitian di Amerika Serikat ternyata hanya 60% dokter spesialis paru dan alergi yang memahami panduan dengan baik, sedangkan dokter lain 20-40%. Tidak mengherankan bila pengobatan asma belum seperti yang diharapkan. Di lapangan masih banyak pemakaian obat antiasma yang tidak pada tempatnya, dan tingginya kunjungan pasien ke unit gawat darurat, perawatan inap, bahkan perawatan intensif.

Suatu laporan dari delapan negara Asia-Pasifik yang dilaporkan dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology tahun 2003 menunjukkan, asma mengganggu kualitas hidup, seperti gejala-gejala batuk, termasuk batuk malam dalam sebulan terakhir pada 44-51% dari 3.207 kasus yang diteliti, bahkan 28,3% penderita mengaku terganggu tidurnya paling tidak sekali dalam seminggu.

Ada 43,6% penderita yang mengaku dalam setahun terakhir menggunakan fasilitas gawat darurat, perawatan inap, atau kunjungan darurat lain ke dokter. Dampak asma terhadap kualitas hidup juga ditunjukkan dari laporan tersebut, seperti keterbatasan dalam berekreasi atau olahraga 52,7%, aktivitas fisik 44,1%, pemilihan karier 37,9%, aktivitas sosial 38%, cara hidup 37,1%, dan pekerjaan rumah tangga 32,6%. Absen dari sekolah maupun pekerjaan dalam 12 bulan terakhir dialami oleh 36,5% anak dan 26,5% orang dewasa.

Bagaimana mensiasati tempat tinggal yang baik untuk penderita asma?

Bagi penderita asma atau kerabat yang tinggal serumah dengan penderita asma sebaiknya mulai memerhatikan keadaan tempat tinggal Anda.

Seperti yang kita ketahui, keadaan penderita asma sama seperti orang-orang sehat lainnya bila tidak dipicu oleh sesuatu. Perlu diketahui bahwa rumah tinggal kita berpotensi sebagai pemicu kambuhnya asma.

Oleh karena itu, jagalah kebersihan ruang dalam rumah Anda. Namun, itu saja belum cukup. Harap perhatikan juga penataan ruang dan benda-benda yang telah nongkrong bertahun-tahun di dalamnya.

Usahakan agar hanya memiliki dan "menahan" benda-benda yang benar-benar kita butuhkan. Secara naluriah memang manusia suka menyimpan benda-benda yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. "Menyembunyikannya" di gudang tidak membuat banyak perbedaan. Selain itu juga perhatikan aliran dan keadaan udara di dalam rumah. Aliran udara yang buruk dengan sendirinya akan menciptakan keadaan udara yang kurang menguntungkan bagi penderita.

Ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan dan diperhatikan.

1. Berapa pun ukuran rumah kita, buatlah bagian dalam rumah kita mempunyai kapasitas udara sebesar mungkin. Kapasitas udara adalah volume rumah kita dalam keadaan kosong dikurangi dengan benda benda/perabot-perabot yang mengisinya. Singkirkanlah benda-benda atau mebel-mebel yang tidak terlalu diperlukan. Juga benda-benda yang lebih kecil tapi jumlahnya banyak lagi mudah sekali menangkap debu, seperti permadani dan benda-benda kecil atau benda benda yang memiliki celah-celah kecil, ukiran-ukiran rumit yang agak sulit dibersihkan.

2. Setiap bermaksud/berencana membeli benda baru yang akan memakan tempat di rumah, kita harus mengibanginya dengan menyingkirkan benda lain di dalam rumah kita yang kira-kira seukuran. Atau Anda harus memperluas ruang rumah Anda sehingga dengan demikian kapasitas udara di dalam rumah tidak berkurang.

3. Kalau mungkin, di kamar tidur hanya ada tempat tidur saja. Letakkan lemari pakaian, tempat rias, dan kebutuhan pribadi lainnya di ruang terpisah.

4. Meskipun negeri kita berlebihan cahaya matahari dan kita cenderung menangkisnya, sebaiknya jendela rumah dibuat selebar mungkin sehingga udara bebas keluar masuk dan ruang dalam menjadi terang. Ruang dalam yang selalu temaram cenderung menciptakan udara lembab. Kelembapan merupakan sebagian pemicu asma.

5. Pintu jendela sebaiknya dan sebisanya selalu dalam keadaan terbuka di siang hari. Pasanglah daun pintu lapis kedua yang berupa teralis dan kawat nyamuk untuk menangkal serangga dan untuk keamanan.
6. Bersihkan secara berkala semua benda apa pun yang mudah menangkap debu, seperti gorden, kawat nyamuk, filter AC, dan buku-buku. Semakin berdebu lingkungan rumah tinggal Anda, semakin sering pembersihan ini harus dilakukan. Pembersihan harus ditingkatkan di saat musim pancaroba.

7. Beberapa penderita asma sangat rentan dengan udara dingin. Apabila terbiasa tidur dalam ruangan ber-AC, sebaiknya temperatur dijaga sekitar 26 derajat Celsius. Bila tidak menggunakan AC, sebaiknya pasanglah exhauster fan (kipas angin untuk membuang udara dalam keluar).

8. Memiliki termometer ruang dan pengukur kelembapan ruang (hygrometer) sangat menguntungkan karena kita bisa memantau dan memperbaiki keadaan udara dalam ruang kita dengan tepat.

9. Pemakaian obat-obatan anti serangga dan pengharum ruangan sebaiknya dihindari sama sekali karena penderita asma biasanya amat sensitif dengan baunya. Lagi pula racun serangga sebenarnya racun bagi kita juga.

10. Bila Anda berada pada tahap merencanakan membangun rumah, ada baiknya memerhatikan beberapa hal berikut ini.
(a) Ukuran rumah sebaiknya dibatasi juga oleh kemampuan Anda sekeluarga untuk menjaga kebersihannya secara maksimum sepanjang waktu, termasuk pada waktu-waktu absennya pembantu rumah tangga.
(b) Setiap ruang hendaknya berbentuk sesederhana mungkin, yakni segi empat sempurna dan setiap ruang hunian harus memiliki jendela selebar-lebarnya sehingga aliran udara berjalan dengan baik.
(c) Kamar mandi merupakan sumber kelembapan yang harus diperhatikan benar rancangan dan posisinya. Sebisanya menggunakan sistem shower dan jangan ada pintu kamar mandi yang langsung menghadap kamar tidur. Hendaknya ada ruang antara yang biasanya berupa dressing room atau ruang pakaian.
(d) Demikian juga dapur. Rancanglah dapur sedemikian rupa agar bau dan asap dapur tidak "nyasar" ke ruang-ruang hunian.
(e) Karena asap kendaraan di garasi bisa menjadi musuh pernapasan, usahakan knalpot mobil selalu menghadap ke luar dan pintu garasi dirancang sedemikan rupa agar tidak menahan asap mobil.
(f) Buatlah langit-langit sedikit lebih tinggi dari yang biasanya, umpama 3,5 meter atau 4 meter. Tentu akan menambah biaya bangunan, namun Anda akan mendapatkan udara dalam rumah yang lebih segar.
(g) Usahakan sesedikit mungkin penggunaan finish cat, pilihlah bahan-bahan alami yang justru lebih indah tanpa di cat (exposed). Namun kalau tetap harus menggunakan cat, sebaiknya pilih yang menggunakan yang lebih ramah lingkungan, seperti cat dan pelitur berbahan dasar air (water base) dan tidak berbau. Untungnya, benda-benda ini sekarang lebih mudah didapat. Cat acrylic yang sudah secara luas dipakai adalah water base.

Bagaimana asma dimonitor?

Anda dapat memonitor asma dirumah dengan menggunakan alat yang disebut “Peak Flow Meter”. Alat ini akan memperlihatkan ukuran kecepatan maksimal udara yang dapat dihembuskan oleh paru-paru anda. Dengan memonitor puncak hembusan nafas anda setiap hari, anda dapat memprediksi dan mengambil tindakan pencegahan agar tidak mengalami serangan asma.
.
Cara Menggunakan Peak Flow Meter

Peak Flow Meter (PFM) mengukur jumlah aliran udaradalam jalan napas. Peak Flow Rate (PFR) adalahkecepatan (laju) aliran udara ketika seseorang menariknapas penuh, dan mengeluarkannya secepat mungkin. Agaruji (tes) ini menjadi bermakna, orang yang melakukanuji ini harus mampu mengulangnya dalam kelajuan yang
sama, minimal sebanyak tiga kali.

Terdapat beberapa jenis alat PFM. Alat yang sama harussenantiasa digunakan, agar perubahan dalam aliranudara dapat diukur secara tepat. Pengukuran PFR membantu menentukan apakah jalan napas tebuka atautertutup.

PFR menurun (angka dalam skala turun ke bawah) jikaasma pada anak memburuk. PFR meningkat (angka dalamskala naik ke atas) jika penanganan asma tepat, danjalan napas menjadi terbuka. Pengukuran PFR dapatmembantu mengetahui apakah jalan napas menyempit,sehingga penanganan asma dapat dilakukan dini, jugamembantu mengenali pemicu (penyebab) asma pada anak,sehingga dapat dihindari.

Terdapat perbedaan nilai pengukuran (siklus) PFR dalamsatu harinya. Dengan mengukur nilai PFR dua kali dalamsehari menunjukkan gambaran PFR sepanjang hari. Anak yang berbeda usia dan ukuran badan memiliki nilai PFRyang berbeda.

Bagaimana Cara Mengukur Peak Flow Rate

1. Mintalah anak untuk mengambil napas sedalammungkin.
2. Perintahkan anak untuk menghembuskan napasnya kedalam PFM sedalam dansekuat mungkin.
3. Bacalah angka yang tertera dalam skala PFM, dan tuliskan pada secarik kertas.
4. Ukur PFR kembali (minta anak melakukan langkah pertama dan kedua) sampai total sebanyak tiga kali.
5. Tandai saat anak Anda nilai melakukan langkahnyayang terbaik (dari tiga kali pengukuran). Inilah nilaiyang diambil. Angka ini dapat berubah ketika gejala asma membaik, atau anak bertambah besar.

Kesimpulannya, lakukan pemeriksaan PFR menggunakan PFM dua kali sehari, pada pagi dan malam hari, juga pada saat serangan asma. Nilai mana PFR yang tertinggi.
Asma

Asma banyak menyerang anak-anak, bagaimana kita mensiasatinya ?

Anak yang mengalami asma sensitif terhadap banyak iritan, seperti infeksivirus, asap rokok, udara dingin, dan partikel ataubahan kimia di udara. Alergi terhadap debu, bulubinatang, dan pollen (serbuk sari)bisa menjadi pencetus asma.

Penyempitan dan peradangan (inflamasi) jalan napasmenyebabkan sesak napas dan batuk. Batuk seringkalimerupakan tanda pertama, dan kadang satu-satunya gejala awal asma. Gejala asma lainnya adalah mengi(wheezing), napas cepat, dan kesulitan bernapas,sehingga penderitanya menggunakan otot napas tambahan di leher, perut, dan dada. Seringkali asma dikenalidengan wheezing saja, sehingga tanda-tanda lainnya kurang diperhatikan, atau bahkan dianggap sekedarflu/common cold. Dokter juga bisa salahmendiagnosisnya sebagai infeksi semisal bronchitis (meskipun bronkitis tidak selamanya akibat infeksi).

Tanda mengi sulit dikenali pada anak khususnya dibawah usia 18-24 bulan. Sehingga perlu diperhatikantanda lain seperti batuk berdahak, napas cepat, danflu berulang. Seorang bayi dengan asma dapat menjadi
kurang responsif terhadap rangsangan, menangis lemah, dan mengalami kesulitan makan.

Anak yang lebih besar bisa mengeluhkan keadaannyaseperti dada sakit atau batuk terus.Tanda-tanda ketidaknyamanan seperti ini dapat menjadikan seorang anak rewel tanpa alasan. Batukmungkin timbul setelah aktivitas fisik sepertiberlari. Atau anak mengalami batuk malam hari atausaat tidur. Batuk, mengi, dan napas yang pendek dapatjuga menyertai tangisan, teriakan, atau tawa. Meskipuntidak tepat bahwa emosi seperti kemarahan dankecemasan mencetuskan asma, hal-hal seperti ini secara tidak langsung bisa memperberat gejala.

Pada anak usia sekolah, asma bisa saja tidakterdiagnosis akibat tersamarkan oleh aktivitas belajar dan kegiatan fisik lain. Anak mengeluhkan batuk dan sesak napas membuatnya sukar tidur di malam hari. Kelelahan yang diakibatkan menjadikan gangguan konsentrasi dalam belajar.

Pencegahan dan penanganan dini asma dapat membantu mengurangi jumlah hari anak absen sekolah, atau dariperawatan di rumah sakit.

Hal-hal penting yang harus dipahami orangtua adalah:

• bagaimana cara mencegah atau mengurangi gejalaasma, yakni dengan cara menghindari pencetus. Untukitu kenalilah pencetus asma pada anak Anda
• bagaimana mengenali gejala asma, khususnya asmayang mengalami perburukan (dibahas lebih lanjut dibawah dan dalam Guideline)
• penanganan apa yang harus dilakukan pertama kali,dan apa yang harus dilakukan jika asma memburuk(dibahas lebih lanjut dalam Guideline)
• apa yang harus dilakukan dalam keadaan gawatdarurat (dibahas lebih lanjut dalam Guideline)

Tanda-tanda seorang anak dengan kecurigaan asma harus dibawa ke dokter, antara lain:

• batuk terus-menerus dan berkepanjangan (dapatdilihat dalam kategori derajat asma persisten dalamGuideline)
• mengi atau wheezing ketika anak menghembuskan/membuang napas
• napas pendek atau napas cepat yang tampaknya tidakberhubungan dengan aktivitas
• gerak otot napas tambahan di dada
• infeksi saluran napas berulang seperti pneumoniaatau bronkitis


Seorang anak yang belum terdiagnosis asma, namun mengalami serangan asma, harus memperoleh penanganan yang tepat. Serangan asmaumumnya bermula dengan batuk dan berkembang menjadimengi dan napas cepat. Semakin memberat, otot-ototbantu napas di dada, perut, dan leher tampak bergerak.

Anak menjadi sulit atau tidak dapat berbicara, denyutjantung meningkat, berkeringat banyak, sampai nyeri dada.

Selama serangan asma, saluran napas semakin menyempitdan aliran udara berkurang. Penanganan pada anak berdasarkan beratnya gejala asma dan derajat obstruksi udara. Klasifikasi serangan asma antara lain:

Serangan Ringan

Bernapas : Ssedikit kesulitan dan hanya sedikit lebih cepat dibandingkan biasanya
Berbicara : Mampu menyelesaikan kalimat dengan mudah
Keluhan : Mengi ringan, batuk, napas pendek, perasaan sempit di dada
Warna Kulit : Normal seperti biasa
Otot pernapasan : Bergerak normal
Kesadaran terhadap sekeliling : Normal dan terjaga

Serangan Sedang

Bernapas : Lumayan kesulitan dan lebih cepat dibandingkan biasa
Berbicara : Hanya mampu mengucapkan frase atau sebagian kalimat
Keluhan : Mengi sedang, batuk, napas pendek, perasaan sempit di dada
Warna Kulit : Normal atau pucat
Otot pernapasan : Otot dada bergerak masuk sedikit
Kesadaran terhadap sekeliling : Normal dan terjaga

Serangan Berat

Bernapas : Sangat kesulitan dan dapat sangat cepat atau dipaksa
Berbicara : Hanya mampu membisikkan kata tunggal atau kalimat singkat
Keluhan : Mengi berat, batuk, napas pendek, perasaan sempit di dada
Warna kulit : Pucat atau biru
Otot pernapasan : Pergerakan otot dada ke dalam-ke luar, juga otot leher dan perut
Kesadaran terhadap sekeliling : Berkurang, dapat disertai mengantuk

Salah satu cara untuk mencegah dan mengurangi beratnya asma adalah mengetahui apakah anak mendapatkan cukup udara (oksigen). Jumlah udara yang dihirup masuk dan dihembuskan keluar dapat mudah diketahui dengan alat peak flow meter . Alat ini dapat membantu mengukur jumlah udara yang berasal dari paru-paru. Pengukuran ini biasanya digunakan pada anak berusia di atas 5 atau 6 tahun.

Terdapat dua jenis pengobatan asma: obat-obatan bronkodilator (melebarkan bronkus/batang paru-paru) dan anti inflamasi/anti peradangan.

1.Bronkodilator melebarkan jalan napas yangmenyempit. Membantu mengurangi perasaan sesak di dada, mengi, dan sukar bernapas.

2.Obat-obatan anti inflamasi membantu mencegahpembengkakan dan inflamasi (peradangan) di salurannapas, dan bisa meningkatkan pembuangan sekret/lendirdari jalan napas. Obat-obatan ini dapat diberikan dengan ditelan, melalui suntikan, atau dihirup dalam bentuk aerosol (obat semprot).

Bagaimana produk Hydroxygen Plus , bermanfaat untuk penderita asma?

Hydroxygen Plus adalah produk terapi oksigen yang sangat dibutuhkan oleh penderita asma. Karena penderita asma mengalami gangguan pernafasan dan asupan oksigen, maka pemberian Hydroxygen ini akan sangat bermanfaat bagi mereka, disamping itu Hydroxygen juga membantu membersihkan polutan yang masuk ke dalam tubuh, yang diduga juga sebagai faktor pemicu terjadinya asma. Banyak laporan yang menyatakan bahwa setelah pemakaian rutin Hydroxygen Plus maka mereka menjadi tidak tergantungan terhadap obat asma, bahkan lepas sama sekali. Hydroxygen Plus membuat nafas kembali lancar dan energipun meningkat.

TIDAK ADA LAGI KELUHAN ASMA & VERTIGO

Nama : Gatot Arya Putra
Alamat : Cipinang Elok AL No. 6 Cipinang Muara-Jatinegara-Jakarta Timur

Riwayat penyakit/keluhan : asma, batuk, nafas pendek, vertigo

Asma, batuk-batuk & nafas pendek saya reda & hilang
Saya mencoba Hydroxygen sekitar 4 bulan yang lalu. Pada awalnya saya hanya ingin mencoba saja, dan kebetulan pada saat saya mencoba saya sedang terkena asma, batuk-batuk & nafas pendek, dan hal ini sangat mengganggu dan lagi pada waktu itu sedang musim hujan sehingga cuaca relatif lembab. Yang menarik adalah begitu mencoba , tidak menunggu terlalu lama, beberapa saat kemudian terasa bahwa batuk-batuk saya mulai hilang. Asma saya mulai mereda. dan boleh dikatakan setelah saya mengkonsumsi secara teratur, asma saya hilang.

Anak : Asma & batuk pilek sembuh

Anak saya juga terkena asma. Kalau asmanya sedang kambuh, saya langsung bawa dia ke dokter, dan oleh dokter dia kadang diberi suntikan. Memang satu hari selepas suntikan, tidak batuk-batuk lagi, tapi hari berikutnya asmanya kembali kambuh. Namun ketika anak saya juga ikut mencoba Hydroxygen sesuai dengan dosis yang dianjurkan, asmanya juga hilang. Saya tidak perlu bawa dia ke dokter lagi. Jadi mau dikatakan ini karena Hydroxygen atau tidak tapi faktanya sejak mengkonsumsi Hydroxygen, asma anak saya hilang. Beberapa hari yang lalu, anak saya terkena batuk pilek, saya berikan dia Hydroxygen dengan dosis ditingkatkan & untuk gurgling/ kumur dan ternyata dia sudah sembuh lagi, tanpa minum antibiotik.

Istri : Pusing/ vertigo mendekati periode haid : tidak ada lagi

Sedangkan istri saya, kalau mendekati masa periode haid, dia bisa pusing/vertigo. Setelah dia mengkonsumsi Hydroxygen Plus dan dikombinasikan Silica Plus, sekarang masalah tersebut relatif sudah tidak ada.

Saya berterima kasih banyak pada Bpk Thomas Nugraha yang pertama kali memperkenalkan produk tersebut kepada saya. Terima kasih.

INSOMNIA, ASMA, SINUSITIS HILANG DALAM WAKTU SINGKAT

Nama : R. Nurwenda P. Putra
Alamat : Puri Flamboyant Blok E1/No. 7, Ciputat, Tangerang

Riwayat penyakit/keluhan : sinus, asma, insomnia

Saya mempunyai berbagai kondisi kesehatan sejak saya lahir. Selama ini saya selalu mengatasi maupun mengantisipasi dengan menggunakan obat-obatan, terutama anti-biotik. Berbagai macam cara penyembuhan, baik secara medis maupun alternatif pernah saya lewati, namun belum ada yang menunjukkan hasil yang memuaskan.
Tahun 1991 saya operasi sinus di salah satu RS swasta di Jakarta.

Namun masih saja sering saya rasakan bahwa kondisi itu (sinus) masih ada pada diri saya. Yang paling parah bila saya berada di udara dingin, sinus saya kambuh, asthma saya juga ikut kambuh dan saya kesulitan bernafas dan menjadi sulit tidur terutama malam hari.

Saya mulai mencoba produk GHT (Silica Plus) ditambah dengan Hydroxygen Plus. Satu minggu pertama saya tidak merasakan apa-apa, minggu kedua saya mulai mengalami detoksifikasi dengan gejala pusing, mengantuk, lendir yang terus menerus keluar dari hidung maupun tenggorokan, yang terakhir saya mual dan muntah tetapi yang keluar hanyalah lendir.

Semenjak itu saya tidur pulas setiap hari, bernafas lebih dalam, tidak mudah lelah dan fisik saya lebih kuat dalam kondisi cuaca seperti apapun juga. Produk dan perusahaan ini telah membuat saya menjadi orang yang lebih baik.

MENIKMATI HIDUP DENGAN BAIK DI USIA 72 TAHUN


Mampu Setir Mobil Sendiri dari Malang ke Jogya atau Semarang

Nama : Hoo Boen Wie
Alamat : Malang
Usia : 72 tahun

Riwayat penyakit/keluhan : masalah prostat, katarak, asma

Saya sudah menggunakan produk-produk GHT selama 1 tahun. Saya melakukan tes darah yang pertama pada tanggal 7 Desember 2005, dan sebagai permulaan saya hanya menggunakan Hydroxygen Plus dan Silica Plus. Hasil tes darah saya pada tanggal 25 Mei 2006 telah menunjukkan perbaikan. Pada tanggal 26 Mei 2006 saya memulai program liver cleansing dan diteruskan dengan penggunaan produk-produk GHT secara lengkap (HP, SP, MMP, dan DVP). Di bulan Desember 2006, tampak kondisi darah saya semakin baik dan mendekati sempurna.

Sekarang usia saya 72 tahun, tekanan darah saya yang normalnya 160/110 sampai 100 kini menjadi stabil, kurang dari 150/90. Gula darah saya juga stabil, meskipun saya masih tetap mengkonsumsi coklat, puding atau es krim.

Pada tahun 2002 saya didiagnosa Benign Prostatic Hyperplasia (pertumbuhan jinak pada kelenjar prostat, yang menyebabkan prostat membesar), dan dokter mengatakan selambat-lambatnya 2 tahun harus menjalani transurethral (pembedahan), namun hingga kini tidak dilakukan , karena gangguannya sudah berkurang atau hampir tak terasa. Demikian juga dengan katarak saya yang sudah mulai membaik secara nyata.

Saya waktu masih SD hampir setiap hari ke dokter karena asthma yang saya derita dan tahun 1954 saat saya kuliah keluhan asthma sudah menghilang, tapi mulai tahun 2000 asthma mulai kambuh lagi dan puncaknya pada tahun 2002.., namun sejak mengkonsumsi produk GHT, kondisi asthma dan gejala alergi lainnya tidak pernah kambuh lagi hingga kini.

Hingga hari ini, saya masih bisa menikmati hidup dengan baik, tanpa ada keluhan. Selama tahun 2006 saya bahkan tidak pernah minum obat analgesic sama sekali, dan saya masih menyetir mobil sendiri dari Malang ke Yogya atau Semarang. Ini semua karena saya mengkonsumsi produk-produk GHT secara rutin dan lengkap sesuai takaran yang dianjurkan.

SELAMAT TINGGAL ASMA...

Nama : Winny Kandouw
Alamat : Kebun Jeruk-Jakarta

Riwayat penyakit/keluhan : asma & darah tinggi.

Saya menderita asma sejak usia 4 tahun , disamping itu juga, saya mempunyai riwayat darah tinggi. Akibat penyakit tersebut, aktivitas harian saya sering terganggu. Mengetahui hal itu, rekan saya mencoba mengenalkan produk GHT kepada saya. Saat itu saya tidak tertarik sama sekali, tetapi rekan-rekan saya dengan sabar memberikan penjelasan mengenai manfaat produk tersebut. Barulah dibulan September 2004, saya mencoba untuk membuktikan khasiat dari Hydroxygen Plus beserta Silica Plus.

Diminggu pertama pemakaian, lendir-lendir yang sudah bertahun-tahun didalam tubuh saya, dikuras keluar. Waktu itu saya pakai Hydroxygen Plus 3 tetes 2 kali sehari dan Silica Plus 7 tetes 2 kali sehari. Dan hasilnya sungguh diluar dugaan, saya dapat menaiki tangga penyebarangan dengan enak, padahal sebelumnya terasa kepayahan.

Diminggu kedua dosis Hydroxygen Plus saya naikkan menjadi 7 tetes 2 kali sehari dan Silica Plus tetap, 7 tetes 2 kali sehari. Saya merasakan peningkatan kesehatan yang berarti. Obat darah tinggi yang setiap pagi harus saya minum sejak tahun 2000, kini tidak saya konsumsi lagi. Demikian juga obat semprot untuk asma sudah saya lepas. Nafas jadi lega, sakit dileher bagian belakang /pundak sudah tidak ada lagi. Saat bertemu dengan rekan-rekan seumur saya, mereka mengatakan saya jauh lebih segar & muda dibanding sebelumnya.

Melihat bukti yang ada, saya terus berbagi pengalaman ke rekan-rekan yang lain. Puji Tuhan saya besyukur mendapatkan produk ini.

NAFAS LEGA, MAIN BULU TANGKIS OK...LAYAKNYA PEMAIN NASIONAL DAN MENYELAMATKAN ASMA ANAK SAYA

Nama : Kukun C. Yahya
Alamat : Jl Kopo Permai-Bandung

Riwayat penyakit/keluhan : gangguan pernafasan, asma

Saya di rumah adalah seorang pembuat makanan, kue-kue basah. Saya biasanya bekerja di dapur, dan bangun pagi jam 4.00, sehingga uap-uap dapur selalu dihirup , dan hal ini mengakibatkan saya mempunyai masalah pernafasan.

Saya dikenalkan produk GHT oleh teman saya. Saya mencoba minum Hydroxygen Plus 4 tetes , dan apa yang terjadi ? kepala saya mulai terasa berat dan kemudian hampir tiap hari saya mengeluarkan dahak. Tapi anehnya kondisi badan saya tidak terjadi apapun.

Suatu malam di kantor saya , saya diajak olahraga bulutangkis, dan saya sudah 20 tahun tidak pernah melakukan olahraga ini. Tapi anehnya malam itu saya layaknya pemain nasional, saya dapat mengejar bola yang ditujukan ke saya. Bola di kasih kedepan dekat net dapat saya kejar, bola dilempar ke belakang dapat saya kejar terus pula, dan tanpa terasa sudah 1 jam saya main bulu tangkis. Berkat Hydroxygen, pernafasan saya tidak merasa capai. Saya hanya merasa pegal-pegal di kaki itupun setelah 2 hari.

Beberapa hari yang lalu, saya ikut kegiatan outbound. Di outbound ada api unggun dan sekaligus saya nonton sepak bola Jerman lawan Belanda, sehingga saya baru tidur jam 03.30 dan saya dibangunkan jam 06.00. Dan kemudian saya minum Hydroxygen Plus 4 tetes, dan jam 06.30 saya diajak main basket. Saya main basket yang di bagi dalam 2 team (1 team 3 orang), dan berlangsung satu jam di lapangan basket. Saya tidak mengalami masalah pernafasan (tidak capai), lari kesana kemari. Saya hanya merasa pegal di kaki, hal ini mungkin karena saya kurang pemanasan.

Saya juga punya anak yang umurnya 12 tahun, dan dia mempunyai masalah asma, mungkin bawaan dari saya. Suatu malam penyakit asma anak saya kambuh, sehingga nafasnya sangat pendek sekali. Saya kasih bantal tiga susun di belakang kepalanya, tapi tidak dapat membantu melegakan nafas anak saya, badannya mulai pucat dan suhu badannya terasa dingin sekali. Anak saya minta di gendong tapi tetap juga tidak membantu. Kejadiannya sekitar jam 01.00 pagi. Saya waktu itu ada Hydroxygen Plus, saya berikan 3 tetes dalam 1 gelas air, dan saya ingin tahu efeknya, setengah jam kemudian tidak terjadi apa-apa, dan setelah lewat 1 jam, nafasnya mulai beraturan, ada kemajuan dan agak panjang, dan dia bisa tidur dan besoknya dia bangun pagi-pagi tidak terjadi suatu apa-apa dan dapat berangkat ke sekolah. Dan selanjutnya setiap hari saya berikan Hydroxygen , pagi 2 tetes, siang 2 tetes, dan malam 2 tetes , dan sampai sekarang dia tidak sakit asma lagi.

Alergi/Asthma

L.D, Texas, U.S – “Putra saya memiliki masalah alergi sejak usia 8 bulan. Saya memberikan dia HYDROXYGEN PLUS karena ibu saya mendapatkan informasi tentang manfaat produk ini, dan telah mencobanya sendiri didalam mengatasi berbagai masalah yang dialaminya. Ketika beliau membacakan apa yang dapat dilakukan produk ini didalam tubuh dan bagaimana produk ini dapat membantu putra saya atas masalah asthmanya, lalu saya mencobanya. Produk ini telah merubah dunia anak saya. Ia bernapas lebih baik, tidak ada lagi batuk di tengah malam, tidak lagi tersedak dan tidur dengan posisi duduk. Saya hanya memberikannya 5 tetes dua kali sehari.

“Ketika saya menerima paket di kotak pos surat saya, saya membaca seluruhnya. Didalamnya dikatakan anda dapat meneteskannya pada air minum hewan peliharaan untuk menjaga kesegaran air. Kami memiliki 2 ekor kucing, laki-laki dan perempuan. Kucing perempuan saya mulai memiliki benjolan didaerah kelenjar susunya yang mulai membesar. Berdasarkan pengalaman kerja selama bertahun-tahun dengan dokter hewan, saya berpikir kondisi terburuknya adalah kanker. Karena kami juga menggunakan obat-obatan yang sama digunakan oleh manusia, lalu saya memutuskan untuk mencoba HYDROXYGEN PLUS pada kucing. Saya menaruh 5 tetes didalam air minumnya, beberapa kali sehari. Ia mulai tidur lebih banyak. Ini adalah satu-satunya efek samping yang saya lihat. Setelah 2 minggu benjolannya hampir hilang. Sekarang benjolannya hampir tidak terasa. Saya mengurangi jumlah tetesannya sekarang yaitu 1 tetes setiap hari. Ia berprilaku seperti anak kucing normal berusia 6 bulan lagi. Produk ini sungguh luar biasa.”

dikutip dari buku karya Ed.Mc.Cabe “Mr. Oxygen” : Flood Your Body with Oxygen

Gagal Jantung/Asthma/Masalah Berat Badan

D.H., Texas, U.S – “Saya masuk rumah sakit karena gagal jantung. Tiga dokter berkata bahwa bagian kanan jantung saya telah rusak dan mereka mengirimkan saya ke spesialis jantung. Saya mulai menggunakan Hydroxygen pada tanggal 1 Maret. Tanggal 5 Mei, saya mengunjungi spesialis jantung. Ia melakukan pengetesan Echo Cardiogram dan EKG serta berkata “ Mengapa para dokter mengirimkan anda ke saya? Jantung anda tidak bermasalah! Saya hanya dapat bersyukur akan hal ini kepada Tuhan dan Hydroxygen. Berat badan saya berkurang sebanyak 35 pon (16 kg) dalam waktu 2 bulan dengan produk ini. Sebagai seorang penderita Asma, saya juga dapat bersaksi bahwa saya dapat bernapas lebih dalam dan lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

dikutip dari buku karya Ed.Mc.Cabe “Mr. Oxygen” : Flood Your Body with Oxygen

Gagal Fungsi Beberapa Organ/Hampir Meninggal

L.M., California, U.S – “ Pada tanggal 18 Maret tahun 2000, saya dipulangkan ke rumah dari rumah sakit. Saya hanya bisa terbaring diranjang dan menderita rasa sakit yang luar biasa sehingga menjerit kesakitan setiap kali tubuh saya digerakkan. Saya diberikan morphine untuk mengatasi rasa sakit namun hal ini tidak bekerja dengan baik. Dalam 2 minggu berikutnya, saya kembali keluar masuk rumah sakit sebanyak 2 kali. Pada tanggal 1 April, dokter saya datang ke rumah dan berkata “Ia telah mengalami kegagalan kerja beberapa organ dan hanya dapat bertahan hidup beberapa hari saja atau paling lama beberapa minggu.” Saya saat itu berada di rumah perawatan untuk persiapan kematian saya. Diagnosa yang diberikan adalah sbb:
methicillin resistant, Staphylococcus aureus (MRSA). Para ahli medis tidak mengetahui cara penyembuhan atas penyakit ini! Penyakit ini dimulai dari saluran pernapasan bawah, terkait dengan sistem udara. Mikroorganisme ini termasuk kategori super dan dapat berakibat fatal.
Saya juga didiagnosa mengalami gangguan jantung (arrhytmia), rapuh tulang, asma kronis, emphysema, thrombophlebitis (menyebabkan bagian kaki dari dengkul ke bawah berwarna merah gelap dan ungu), retensi air (menyebabkan bengkak) dan tentu saja rasa nyeri dari rematik. Saya juga memiliki beberapa masalah alergi namun dibandingkan dengan kondisi yang telah saya sebutkan diatas, hal ini tidaklah terlalu berarti.

“Pada waktu itu, saya menggunakan 12 macam obat, oksigen selama 24 jam dan nebulizer setiap 4 jam. Hari pertama dibulan September, saya mulai menggunakan Hydroxygen (Saya akui prosesnya terasa berat, namun saya tidak punya pilihan lain.) Dua bulan berikutnya, saya dikeluarkan dari rumah perawatan karena sudah sehat. Pada saat yang sama, kami melakukan pengetesan kultur MRSA kembali dan para ahli medis tidak dapat mempercayai apa yang mereka lihat. Lalu mereka mengambil tiga contoh lagi untuk memastikan bahwa masalah MRSA ini benar-benar telah hilang. Saya menggunakan Hydroxygen Plus dan Silica Plus. Saya juga menggunakan vitamin dan mineral dengan teratur. Lalu obat yang diberikan kepada saya mulai berkurang menjadi 6 macam dan kesehatan saya secara bertahap membaik. Saya dimasukkan kedalam rumah perawatan dan satu bulan kemudian saya diizinkan pulang karena sudah sehat. Kemudian saya hanya diberikan 2 macam obat saja. Saya dapat bangkit dan berjalan dengan rasa nyeri yang minimal dan kembali dengan kehidupan saya.

“Dalam tiga bulan, Saya telah kembali dari kematian menuju kepada kesehatan dan saya berhutang kepada GHT, Bob Minut seorang misionari yang setia atas iman yang ditanamkan didalam diri saya dan kepada putri dan menantu saya tercinta. Saya tidak perlu memberitahu anda bahwa saya akan menggunakan produk ini seumur hidup saya.”


dikutip dari buku karya Ed.Mc.Cabe “Mr. Oxygen” : Flood Your Body with Oxygen

Systemic Lupus/Fibromyalgia/Pleurisy/Asthma/Chronic Fatique Syndrome/Deep Vein Thrombosis.

Z.S., Kansas, U.S. – “Saya telah menderita penyakit Systemic Lupus, Fibromyalgia, Asthma, Chronic Fatique Syndrom (CFS), dan Deep Vein Thrombosis sejak tahun 1984. Saya dirawat di rumah sakit beberapa kali didalam setahun. Dada saya telah dibongkar sebelumnya karena paru-paru saya berhenti bekerja. Saya banyak mengkonsumsi obat-obatan sampai pengeluaran saya sebulan adalah sebesar $1.000 hanya untuk obat-obatan saja. Saya terpaksa menggunakan alat bantu dan besi penopang di kaki untuk dapat berjalan. Saya telah dipersiapkan untuk menjalani amputasi pada kedua kaki saya. Namun akhirnya seorang teman memberitahu saya tentang Hydroxygen Plus dan Colostrum FM serta mengirimkannya kepada saya 2 ½ minggu sebelum hari amputasi kedua kaki saya.

“ Saya menerima produk tsb dan di hari pertama saja saya sudah merasakan kerja dari produk ini didalam tubuh saya! Saya begitu kagum! Dalam waktu 3 hari saya tidak lagi menggunakan besi penopang kaki, alat bantu jalan dan seluruh rasa nyeri telah HILANG! Untuk pertama kali selama 17 tahun, saya tidak lagi menggunakan inhaler (Obat semprot bagi penderita asma). Untuk pertama kalinya sejak tahun 1984, saya BEBAS RASA NYERI. Kemudian saya melakukan sonogram dan ternyata lebih dari 50 % pembekuan darah (Blood Clots) saya telah hilang! Dan saya tetap dapat memiliki kedua kaki saya. Saya berjalan seperti seseorang yang berusia 20 tahun. Energi yang saya miliki saat ini adalah yang terbesar yang pernah saya miliki seumur hidup saya.”

dikutip dari buku karya Ed.Mc.Cabe “Mr. Oxygen” : Flood Your Body with Oxygen

SILENT CLOTS (PENGGUMPALAN DIAM-DIAM)


Pembunuh Terbesar dalam Hidup; Bagaimana Mendeteksi, Mencegah dan Mengobatinya
Oleh James R. Privitera,M.D dan Alang Stang,M.A

Agregasi platelet (penggumpalan trombosit) telah lama diketahui sebagai penyebab dan/atau terkait dengan banyak penyakit degeneratif utama. Selama lebih dari 25 tahun mempelajari tabel kondisi pasien, kami tidak pernah melihat laporan dari status reaktivitas platelet, meskipun lebih dari 90% dari semua infark miokard (kematian jaringan otot jantung) disebabkan oleh pembentukan thrombus pada lokasi luka aterosklerotik. Angina pektoris yang tidak stabil pun dihasilkan dari pembentukan agregasi platelet pada lokasi ini.
Lebih dari 90% kanker metastatik juga terkait dengan penggumpalan platelet.

Karena benar-benar sangat penting dalam menentukan jumlah penggumpalan pada darah pasien, kami menggunakan metode tes yang berbeda dan menemukan bahwa ternyata metode darkfield (darkfield microscopy) adalah yang paling cepat dan paling baik. Tes ini dilakukan dengan cara mengambil setetes darah lalu dilihat pada layar TV kemudian teknisi menjelaskan kondisi (pola) darah, dan pasien akan mendapatkan hasil fotonya untuk disimpan di rumah.

Sejak penyakit jantung menjadi pembunuh terbesar dan 90% stroke juga disebabkan oleh agregasi platelet, kami melakukan studi terbatas terhadap pasien dengan keluhan pada peredaran darah dan agregasi platelet.

45 pasien dengan keluhan pada peredaran darah yang mengalami agregasi platelet 2+ (suatu penggumpalan yang lebih besar 2 kali lipat dari sel darah) di tes menggunakan mikroskop metode darkfield.

Untuk mengkonfirmasi dan verifikasi hasil pengamatan agregasi platelet, studi terhadap betathromboglobulin dilakukan. Hasilnya menunjukkan korelasi 100%. Betathromboglobulin adalah protein spesifik platelet yang paling berlimpah dan mempunyai berat molekul 36.000. Betathromboglobulin tidak dipengaruhi oleh adanya Warfarin (coumadin) yang sering terlihat dengan metode darkfield. Agregasi platelet yang besar akan sering terlihat pada pasien dengan Warfarin
(coumadin).

HAL-HAL YANG MEMICU PENGGUMPALAN

Rangsangan apapun dari prostaglandin dua (PGE2) memicu penggumpalan. Namun hal itu diluar ruang lingkup dalam uraian pembahasan masalah ini . Merokok, gula, alkohol, kopi serta defisiensi niacin dan magnesium, dapat secara negatif mempengaruhi masalah penggumpalan.

Kondisi umum yang terkait dengan penggumpalan adalah sakit kepala. Pada tahun 1977, Dr. Desmuch dan Mayer menerima
penghargaan The Harold G. Wolff Award dari The American Association for the Study of Headache atas usahanya untuk mengidentifikasi agregasi platelet (penggumpalan) sebagai mekanisme penyebab sakit kepala migren. Secara klinis, kami telah menemukan mayoritas dari semua sakit kepala menderita agregasi platelet: 39 dari 41 atau 95%-nya.

Stress adalah kondisi lainnya yang terkait dengan agregasi platelet. Stress meningkatkan katekolamin, yang mana menyebabkan platelet menyatu.

Ada korelasi antara stress dan daya tahan, sejak stress menyebabkan penggumpalan.

31 diantaranya, atau 70%-nya, menunjukkan korelasi positif dengan rasio kolesterol/HDL yang tidak normal.

RAHASIA OKSIDASI

Kolesterol yang teroksidasi menyebabkan arteriosklerosis. Hal ini telah diketahui lebih dari 20 tahun. Sejak patogenesis arteriosklerosis telah diketahui dengan sangat terperinci, dimulai dengan agregasi platelet, oleh karena itu, kolesterol yang teroksidasi menyebabkan agregasi paletelet.

Kami juga melakukan studi terhadap 28 pasien angina pectoris. 27 orang atau 96%-nya secara signifikan mengalami agregasi platelet (penggumpalan).

Ada suatu argumentasi bahwa platelet aggregometer dapat mendeteksi penggumpalan dalam darah lebih baik daripada mikroskop darkfield. Kami telah menggunakan alat tersebut selama beberapa tahun, namun ternyata tidak praktis, dan banyak zat seperti Pethidine, Morphine, Septra, EDTA, Theophyllin, Warfarin (coumadin), Pontopon, Aspirin dan Heparin, yang berpengaruh terhadap tes ini. Metode pendeteksian tersebut juga susah dan memakan waktu. Pasien tak dapat melihat penggumpalannya di layar TV, seperti yang dia dapatkan dengan mikroskop darkfield.

Penggumpalan menekan sistem imun dengan mengeluarkan platelet derived growth factor (PDGF) dan juga memicu kanker.

BAHAYA DARI PENGGUMPALAN

Pada Agustus 1991 Majalah Stroke melaporkan bahwa infeksi biasanya mendahului stroke dan menjadi pemicu stroke dengan mengubah sistem penggumpalan darah tubuh. Infeksi ini terjadi pada 17 dari 50 pasien, mulai dari ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan bagian Atas) ringan hingga ISK (Infeksi Saluran Kemih) dan pneumonia. Hal ini sesuai dengan pengamatan sebelumnya dimana lebih banyak penggumpalan pada pasien dengan infeksi.

Agregasi platelet (penggumpalan) mungkin problem yang paling umum yang kami lihat.

Banyak substansi alami untuk menangani agregasi platelet secara efektif. Dengan memberikan bahan-bahan yang memang tubuh perlukan agregasi platelet dapat ditangani dengan baik.


LAPORAN PENGGUNA DARI DOKTER PRIVITERA, PIONEER PENGOBATAN ALTERNATIF DAN TERMASUK SALAH SEORANG DOKTER TERKEMUKA DI USA

Dikutip dari : A Day With The Doctors

Riwayat penyakit/ keluhan : gejala flu, katarak, asma, kanker kulit, insomnia

Gejala-gejala Flu

Saya biasanya mengalami gejala-gejala Flu seperti: rasa nyeri, tidak enak badan yg saya atasi dgn menggunakan Hydroxygen sekitar 20 – 30 tetes sehari. Kemudian saya berpikir” Baiklah, kali ini saya akan meningkatkan dosisnya”. Jadi hal yang berbeda yg saya lakukan tahun ini adalah meningkatkan dosis Hydroxygen sampai 100 tetes.

Hasilnya : Saya tidak terbaring di ranjang, lendir tidak berubah menjadi kuning yang berarti terjadi infeksi. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya barangkali selama 20 tahun. Saya tidak perlu terbaring diranjang mengeluh dan mengerang seharian. Jadi hal ini sungguh mengesankan saya. Ini merupakan Flu yang tercepat yang pernah saya alami

Berikut laporan penggunaan Hydroxygen Plus pada pasien saya :

Katarak

Saya memiliki seorang pasien wanita yg merencanakan operasi katarak. Saya menyadari bahwa hal ini tidaklah merubah fungsi matanya, jadi jikalau ada seorang dokter yang mendengar hal ini, saya mengerti bahwa Hydroxygen tidaklah merubah situasi secara total dan tidak merubah lensa mata yg tentu saja tidak mungkin terjadi dalam waktu beberapa hari. Tetapi wanita ini menggunakan Hydroxygen dan ia dapat melihat dengan lebih baik dan kemudian ia membatalkan operasi kataraknya.

Asma

Pasien saya yang lain adalah bernama Dennies Sorr. Ia tidak hanya terlepas dari obat Asma yang digunakannya, namun ia juga berhasil mengatasi Melanoma (kanker kulit) di wajahnya. Ia mengoleskan Hydroxygen, saya hanya meniru ucapannya, pada Melanoma tersebut yang terasa perih sesaat dan kemudian hilang. Jadi ia dapat mengirit beberapa ratus dollar atas biaya operasi sebuah Melanoma yang seharusnya dilakukan. Baik, itu adalah yg pertama. Yang kedua, ia juga merasakan peningkatan kemampuan atletiknya. Ia memiliki seorang pelatih pribadi. Ia adalah seorang President dari sebuah perusahaan, dan ia menghabiskan banyak uang didalam hal atletik. Jadi Ia sangat menghargai peningkatan kemampuan atletik yg diperolehnya melalui Hydroxygen.

Saya sejak dahulu selalu tertarik dengan produk-produk Oksigen. Saya pernah menggunakan produk stabilize Oksigen yg cukup baik, bahkan saya pernah mencoba beberapa produk lainnya seperti Decorien dioxide tetapi mereka tidaklah sekuat/sebaik Hydroxygen. Saya bahkan pernah mencoba Cellfood. Beberapa dari anda barangkali pernah mencoba Cellfood. Saya mendapatkan bahwa produk ini (Hydroxygen) jauh lebih kuat daripada Cellfood. Itulah sebabnya saya berada disini untuk membagikan anda hal ini. Beberapa orang mendapatkan manfaat dengan menggunakan Cellfood. Saya harus berkata jujur. Tetapi jika dibandingkan didalam kualitas serta jumlah pasien yang telah mendapatkan manfaat, Hydroxygen jauh lebih baik.
Kanker kulit

Saya memiliki seorang pasien yg mengalami kanker kulit di kepalanya, barangkali anda telah mendengar cerita yg sama jutaan kali, dan ia mengoleskan Hydroxygen lalu sembuh. Saya memiliki seorang pasien lainnya yg menceritakan saya bahwa kucingnya seharusnya mati karena kanker. Tentu saja setelah menggunakan Hydroxygen, kucingnya tetap bertahan hidup.

Asma & Kanker

Saya juga memiliki pasien seorang pengacara dengan kondisi Asma. Ia telah mengukur kekuatan hembusan nafasnya dgn menggunakan sebuah alat. Kemampuan bernapasnya menjadi semakin membaik ketika penggunaan Hydroxygen semakin bertambah sementara penggunaan obat Cortisone semakin berkurang. Ia sungguh terkesan.

Suatu ketika ia sedang berada di sebuah restoran di daerah Whittier, seorang temannya datang dan bertanya ” Apa masalah anda sehingga menggunakan produk ini?”. Pengacara ini berkata” Saya menggunakan ini untuk mengatasi Asma, produk ini sungguh sangat membantu.” Lalu temannya berkata” Saya pernah tinggal di Hospice Diana karena kanker, dan saat ini saya telah terbebas dari kanker karena saya menggunakan Hydroxygen.” Itu adalah cerita yg menarik.

Saya memiliki seorang pasien dengan kanker metastasis pada paru-paru yang menyatakan bahwa pernapasannya menjadi lebih baik. Dan ia sangat bersemangat mengenai produk ini.

Hal berikutnya terjadi didalam waktu beberapa minggu terakhir ini. Saya memiliki seorang pasien yg mengalami kanker - sarcoma stump. Ia datang ke saya dengan kaki yang telah diamputasi. Bagian kaki yang tertinggal terlihat keras dan gelap. Kakinya berubah dari keras dan gelap menjadi lunak dan berwarna pink setelah menggunakan Hydroxygen. Ini adalah kasus yang sangat menggairahkan.

Insomnia (sulit tidur)

Rasa lelah berlebihan (Chronic Fatigue Syndrome). Tentu saja setelah penggunaan produk, mendapatkan energi yg lebih baik. Saya memiliki seorang pasien yg mengalami sulit tidur (insomnia) mendapatkan hasil yg memuaskan. Insomnia hilang setelah menggunakan Hydroxygen.


Biodata Dr. Privitera
Dr. Privitera adalah termasuk salah seorang dokter terkemuka di USA, dan juga seorang pelopor didalam pengobatan alternatif. Beliau melakukan penelitian ilmiah dengan menggunkan mikroskop darkfield serta menganalisa hubungan antara sel darah dengan berbagai macam penyakit dan kondisi defisiensi nutrisi. Dr. Privitera adalah seorang penulis sejumlah artikel, pembicara di radio dan televisi, menjadi salah satu board of director dari organisasi kesehatan nasional. Salah satu buku karangannya berjudul ”SILENT CLOTS” Life Biggest Killers

Asma

oleh Dr. Privitera

Pasien Dr. Privitera
Pasien saya yang lain adalah bernama Dennies Sorr. Ia tidak hanya terlepas dari obat Asma yang digunakannya, namun ia juga berhasil mengatasi Melanoma (kanker kulit) di wajahnya. Ia mengoleskan Hydroxygen, saya hanya meniru ucapannya, pada Melanoma tersebut yang terasa perih sesaat dan kemudian hilang. Jadi ia dapat mengirit beberapa ratus dollar atas biaya operasi sebuah Melanoma yang seharusnya dilakukan. Baik, itu adalah yg pertama. Yang kedua, ia juga merasakan peningkatan kemampuan atletiknya. Ia memiliki seorang pelatih pribadi. Ia adalah seorang President dari sebuah perusahaan, dan ia menghabiskan banyak uang didalam hal atletik. Jadi Ia sangat menghargai peningkatan kemampuan atletik yg diperolehnya melalui Hydroxygen.

Saya sejak dahulu selalu tertarik dengan produk-produk Oksigen. Saya pernah menggunakan produk stabilize Oksigen yg cukup baik, bahkan saya pernah mencoba beberapa produk lainnya seperti Decorien dioxide tetapi mereka tidaklah sekuat/sebaik Hydroxygen. Saya bahkan pernah mencoba Cellfood. Beberapa dari anda barangkali pernah mencoba Cellfood. Saya mendapatkan bahwa produk ini (Hydroxygen) jauh lebih kuat daripada Cellfood. Itulah sebabnya saya berada disini untuk membagikan anda hal ini. Beberapa orang mendapatkan manfaat dengan menggunakan Cellfood. Saya harus berkata jujur. Tetapi jika dibandingkan didalam kualitas serta jumlah pasien yang telah mendapatkan manfaat, Hydroxygen jauh lebih baik.

Asma & Kanker

oleh dr. Privitera

Pasien Dr. Privitera.
Saya juga memiliki pasien seorang pengacara dengan kondisi Asma. Ia telah mengukur kekuatan hembusan nafasnya dgn menggunakan sebuah alat. Kemampuan bernapasnya menjadi semakin membaik ketika penggunaan Hydroxygen semakin bertambah sementara penggunaan obat Cortisone semakin berkurang. Ia sungguh terkesan.

Suatu ketika ia sedang berada di sebuah restoran di daerah Whittier, seorang temannya datang dan bertanya ” Apa masalah anda sehingga menggunakan produk ini?”. Pengacara ini berkata” Saya menggunakan ini untuk mengatasi Asma, produk ini sungguh sangat membantu.” Lalu temannya berkata” Saya pernah tinggal di Hospice Diana karena kanker, dan saat ini saya telah terbebas dari kanker karena saya menggunakan Hydroxygen.” Itu adalah cerita yg menarik.

Saya memiliki seorang pasien dengan kanker metastasis pada paru-paru yang menyatakan bahwa pernapasannya menjadi lebih baik. Dan ia sangat bersemangat mengenai produk ini.

Hal berikutnya terjadi didalam waktu beberapa minggu terakhir ini. Saya memiliki seorang pasien yg mengalami kanker - sarcoma stump. Ia datang ke saya dengan kaki yang telah diamputasi. Bagian kaki yang tertinggal terlihat keras dan gelap. Kakinya berubah dari keras dan gelap menjadi lunak dan berwarna pink setelah menggunakan Hydroxygen. Ini adalah kasus yang sangat menggairahkan.

LAPORAN PENGGUNA OLEH MR. OXYGEN

Diterjemahkan dari buku Ed. McCabe-Flood Your Body With Oxygen

Hydroxygen Plus adalah salah satu produk yang relatif baru mendapatkan pengakuan dan popularitas yang di produksi secara eksklusif oleh Global Health Trax, CA. Terdiri atas campuran bahan alami yang telah dipatenkan. Produk ini meningkatkan oksigen didalam darah dengan luar biasa (cellular). Produk ini juga memberikan hidrogen, mineral-mineral spektrum lengkap, asam amino dan enzim-enzim.


Dengan meningkatkan kadar oksigen didalam darah, maka pertumbuhan sel-sel tubuh akan berjalan dengan baik dan proses eliminasi sampah tubuh menjadi lebih efisien. Ketika sel-sel dibebani oleh penumpukan substansi beracun, maka tidaklah heran kesehatan mulai terganggu. Ketika sel-sel tubuh yang berjumlah triliunan berfungsi dengan optimal, maka sistem imun akan mampu memberikan kemampuan terbaiknya.

Khalayak luas sudah mengetahui bahwa mikroorganisme yang berkembang didalam lingkungan yang kaya oksigen (aerobik) memberikan manfaat bagi tubuh demikian pula bagi struktur sel-sel normal. Namun sebaliknya, organisme yang berbahaya seperti virus, bakteri, jamur, parasit, dan sel-sel abnormal seperti kanker berkembang didalam lingkungan rendah oksigen (anaerobic), dan mereka tidak dapat berkembang didalam lingkungan oksigen tinggi. Pemenang dua kali Nobel Laureate Dr. Otto Warburg menyatakan bahwa walaupun ada begitu banyak penyebab sekunder dari kanker, namun hanya ada satu penyebab utama” … Penggantian pernapasan sel-sel tubuh normal yang menggunakan oksigen dengan pernapasan sel-sel anaerobic.”

Ketahuilah pentingnya memiliki darah dengan kandungan oksigen tinggi sampai pada tingkatan sel. Kita dapat memahami sekarang mengapa Hydroxygen memberikan hasil yang luar biasa didalam mengatasi berbagai masalah kesehatan baik penyakit sederhana sampai dengan penyakit yang serius.

Hydroxygen Plus dan Kanker

TV 11 di kota Dallas harus mengulangi tayangan cerita tentang Francis Guido karena begitu banyaknya permintaan dari pemirsa. Francis senang berkebun. Suatu hari ia merasa tidak enak badan. Ia terserang kanker Pankreas. Hasil test darah dan CAT scans setiap 4 bulan sekali yang dilakukan selama satu setengah tahun memastikan bahwa kankernya terus berkembang. Akhirnya, dokter mengatakan “Tidak ada lagi yang dapat kami lakukan.” Dan mereka mengirimnya pulang kerumah dengan vonis mati. Ia tidak bertenaga, tidak dapat bangkit dari ranjang atau bahkan menggosok giginya sendiri. Makanan yang dikonsumsi menyangkut di tenggorokan. Ia berdoa atas dilemma ini. Dan nama seorang Naturopath yang dekat dengan tempat tinggalnya muncul di benaknya. Saat itu tenggorokannya telah tertutup sehingga ia berhenti minum air. Dr. Revis membantunya memberikan minum 240 ml air yang telah diberikan tetesan suplemen “Hydroxygen Plus” didalamnya. Dalam waktu 1 bulan, ia meningkatkan pemakaiannya hingga mencapai 72 tetes sehari. Perlahan-lahan ia mulai dapat makan dan minum kembali. Ketika ia kembali kepada dokter untuk scan seluruh organ dan tulangnya dari kepala sampai ujung jari, mereka tidak menemukan sisa-sisa dari sel kankernya! Setahun setengah kemudian, ia terlihat lebih muda, bergairah dan bervitalitas sehingga tidak ada seorangpun yang mengenalinya di supermarket. Ia melaporkan “Saya tidak sedang sekarat! Hydroxygen bekerja, namun anda harus memiliki kemauan untuk hidup dan terus menggunakannya.”

Sama seperti Francis, tubuh anda membutuhkan bahan pembangun fisik alami secara terus menerus. Anda dapat mengatur kehidupan dan kesehatan anda kembali, ketika anda mulai menyediakan elemen dasar yang telah hilang yaitu: oksigen, mineral-mineral, hidrogen, asam amino dan enzim-enzim serta tidak mengejar apa yang sedang menjadi trend saat ini. Sebagai contoh: tubuh anda dan sel-sel anda terbuat dari mineral-mineral. Namun saat ini makanan kita ditanam pada lahan yang telah kehilangan kandungan mineralnya! Ketika sel-sel anda bermutasi menjadi sel kanker, tubuh anda berusaha memperbaiki atau menggantikan mereka, namun bagaimana tubuh anda memperbaiki sel-sel kanker yang bermutasi tanpa tersedianya mineral-mineral penting yang telah hilang?

terjemahan hal 177


Hydroxygen – Uji Klinis AIDS

Johannesburg, Afrika Selatan

Dimanakan tempat yang lebih baik untuk menguji sebuah produk dengan ketat selain di Afrika? Dr. Priscilla Rowen adalah seorang dokter yang tinggal di Johannesburg, Afrika yang menjalankan praktek Naturopati khususnya dalam bidang obat-obatan Bio-oxidative seperti: ozone dan infus hidrogen peroksida. Teman oxy saya Roland Fritz yang tinggal di Johannesburg membantu saya menemukan beliau ketika saya berkata kepadanya bahwa saya sedang mencari seseorang yang dapat melakukan pengetesan atas sebuah produk di Afrika, Tempat dimana AIDS berkecamuk. Saya mengirimkan surat kepada beliau dan inilah jawabannya.

“Saya tertarik untuk melakukan percobaan dengan produk yang anda anjurkan, Hydroxygen Plus. Saya adalah seorang anggota dari International Bio-oxidative Medicine Association yang dipelopori oleh Dr. Charles Farr, dan di tahun 1999 saya menghadiri kongres yang diadakannya di USA. Biaya menjadi masalah bagi pasien saya disini, dan saya selalu mencari terapi oral yang terjangkau.

Saya baru-baru ini dibanjiri dengan orang-orang yang saya percaya bisa menjadi subyek yang baik, dapat diandalkan dll.”

Saya menceritakan hal ini kepada President dan Vice President Global Health Trax, Everett Hale dan Lorin Dyrr bahwa saya telah mendapatkan sebuah klinik yang melayani penderita AIDS masyarakat bawah di Afrika. Kebanyakan dari pasien mereka tidak mampu untuk membayar biaya berobat ke dokter dan ini adalah kesempatan yang baik untuk melakukan kebaikan dan mendapatkan data langsung dari lapangan mengenai kemampuan kerja Hydroxygen. Global Health Trax cukup bermurah hati dengan menyumbangkan beberapa dus produk mereka bagi proyek klinik kami disana dan berikut ini adalah hasilnya:

“Sementara dunia terpaku dengan musibah World Trade Center pada tanggal 11/9/2001, 30 juta orang di Afrika sekarat seolah-olah tidak bernilai. Masalah terbesar kami di Afrika Selatan adalah pola makan penduduk berkulit hitam. Sangatlah sulit untuk membuahkan hasil yang baik dengan pola makan tinggi roti, tepung dan Coca Cola! Syukurnya beberapa penduduk mulai mengajarkan bagaimana menanam dan menghasilkan sayur-sayuran bagi kebutuhan sendiri dan saya percaya bahwa mereka akan menjadi kelompok yang akan bertahan hidup.

“Pasien AIDS saya berada dalam kondisi yang sangat baik, mereka bekerja dan sangat optimis bahwa mereka akan tetap sehat. Masalah terbesar saya adalah mengumpulkan data bagi anda karena mereka tidak mampu untuk membayar biaya laboratorium. Namun saya dapat memberitahukan anda kondisi seorang wanita yang berasal dari Harare, Dumi Hanyani. Hasil test PCR nya (pengetesan bagi virus AIDS) telah turun dari 87.000 di bulan November lalu menjadi 25.000 di bulan Juli tahun ini (delapan bulan.)

“Bisakah saya mendapatkan beberapa Hydroxygen lagi? Saya hanya memiliki 6 botol yang tersisa; saat ini saya memiliki 10 orang pasien yang setiap orangnya menerima 2 botol per bulannya. Biarlah kita terus tetap dapat berhubungan dan Atas nama pasien dan saya sendiri, saya megucapkan terima kasih atas dukungan anda, salam Priscilla (Dr. Priscilla Rowan)”

Di bulan Januari 2002 ia menulis kembali:” Laporan kali ini berkaitan dengan para pasien yang telah menerima Hydroxygen dan kembali untuk pengecekan ulang selama periode Januari 2001 dan Januari 2002. Beberapa pasien telah dimonitor selama satu periode penuh sementara beberapa pasien lainnya baru bergabung dengan program ini selama 4 – 5 bulan.”

“Pasien yang namanya tidak dimasukkan kedalam laporan ini adalah mereka yang telah berkonsultasi dengan saya namun tidak kembali untuk pengecekan ulang sehingga saya tidak mendapatkan gambaran tentang kemajuan mereka walaupun mereka telah diberikan Hydroxygen dan jumlah mereka seluruhnya adalah delapan pasien.” (Hal ini selalu menjadi masalah klasik yaitu mengumpulkan data tanpa memiliki jutaan dólar karena hasil setiap individu akan berbeda), namun inilah faktanya.

Pasien 1 – Mrs Patricia Kaliki

“Usia 35 tahun, mengidap AIDS sejak 1996. Anak keduanya meninggal pada usia 5 bulan oleh karena pneumonia yang terkait dengan AIDS di tahun 1996. Saya pertama kali bertemu dengannya di tahun 1998 dan memberikannya Colloidal Silver dan sebuah suplemen oksigen. Ia juga menjalani terapi ozon dua kali. (Dua kali suntikan ozon hanya membersihkan sedikit, hanya memulai sebuah proses). Ia juga menjalani terapi yang bermacam-macam; dan masalah keuangan menjadi alasan utama mengapa ia tidak kembali melakukannya lebih sering. Ia kembali di bulan Agustus 2001 bersama dengan suaminya yang sekarat karena AIDS dan mengalami penurunan berat badan yang drastis (Wasting syndrome), diare, dan dehidrasi. Saya berusaha untuk mengobatinya namun ia meninggal seminggu kemudian. Pada keadaan seperti ini, Mrs Kaliki dan putrinya yang berusia 8 tahun memulai penggunaan Hydroxygen. Hari ini (5 bulan berikutnya), mereka berdua dalam kondisi baik dan sehat setelah menggunakan terapi ini. Sehubungan dengan kendala keuangan, pengetesan laboratorium tidak dilakukan pada keduanya.

“Mrs Kaliki sebelumnya memiliki luka besar terbuka pada bagian tulang belakang yang secara perlahan membaik.

P.S. Saya akan mengirimkan foto pasien apabila mereka mengunjungi saya; saat ini mereka sedang mengunjungi keluarga mereka di Zimbabwe.”

Pasien 2 – M/s Prudence Tsotesi

“Ia datang ke saya di bulan Agustus 2001 setelah ditolak asuransi mencairkan polis asuransi pendidikan bagi anak laki-lakinya yang berusia 3 tahun. Ia mulai mengkonsumsi Hydroxygen dan herbal lainnya yang selama ini telah di konsumsinya dengan teratur. Di bulan Desember 2001 (4 bulan berikutnya) saya melakukan test darah di laboratorium Lancet. Angka CD4 nya 1.170 dan angka CD8 941, dan hasil test PCR (Virus AIDS) tidak terdeteksi.

“Saat ini kami memiliki masalah hukum yang menarik karena perusahaan asuransi menolak memberikan hasil test darah aslinya. Pertanyaan yang terangkat ke permukaan adalah apakah ia positif mengidap AIDS sejak awalnya? Ketika pertama kali saya melihatnya, ia terlihat lelah, kehilangan berat badan dan mengeluh atas napas yang pendek. Di bulan Desember ia kembali sehat dan baru saja dipromosikan ditempatnya bekerja karena hasil prestasi kerja yang baik.”

Pasien 3 – Ephriam Mhalakasa.

“Usia 36 tahun. Ia telah menderita sakit sejak 1991. Ketika pertama kali saya melihatnya di bulan Juni tahun 2000, ia merupakan seorang pasien AIDS yang serius dan memiliki angka PCR 84.000. Saya memulai dengan terapi resonansi elektromagnetik, Colloidal Silver dan nutrisi lainnya. Tubuhnya merespon dengan baik. Di bulan Januari 2001, ia mulai mengkonsumsi Hydroxygen. Ia bekerja sebagai seorang tukang kebun pada salah satu pasien saya dan majikannya menyediakan kebutuhannya tanpa pernah terputus. Hasil yang ia dapatkan adalah dari seseorang yang sebelumnya hanya terbaring diranjang menjadi seseorang yang mampu bekerja kasar lima setengah hari dalam 1 minggu, 8 jam sehari.

“Tahun lalu ia sama sekali tidak mengalami infeksi; satu-satunya data test darah yang kita miliki adalah di tanggal 1/8/00. Jumlah angka CD3: 1.381. CD4: 204. PCR: 39.000.” (Masalah infeksi virus didalam tubuhnya telah menurun lebih dari 50% sejak ia mengkonsumsi Hydroxygen.)

Pasien 4 – Mr. Albert Gil

“Usia 30 tahun. Pasien ini diperkenalkan kepada saya melalui seorang teman yang tinggal di Cape Town. Mengidap AIDS dan mengalami seluruh gejala terkait. Ia diobati dengan berbagai nutrisi, pembersihan, dan infus hidrogen peroksida. Hasil pengetesan awal darahnya adalah sbb: CD4: 89. PCR: 50.000. Ia mulai menggunakan Hydroxygen di bulan Maret 2001 dan perkembangannya sangat baik. Secara klinis ia berada dalam kondisi sehat dan telah kembali bekerja namun saya dibingungkan oleh hasil pengetesan darah berikutnya; Hasilnya berbeda-beda yaitu mulai hasil PCR yang tidak terdeteksi sampai dengan adanya beban virus sebesar 140.000. Saya menghubungi laboratorium yang melakukan pengetesan berulang kali, mempertanyakan validitas dari hasil pengetesan mereka. Sangatlah sulit meyakinkan seorang pasien yang secara klinis sehat untuk mengeluarkan uang sebesar R 1.400 ($123) melakukan pengetesan yang hasilnya sangat tidak konsisten.” (Apakah politik telah menguasai laboratorium yang seharusnya memberikan sebuah kebenaran?)

Pasien 5 – M/s Dumi Hanyani

“Usia 42 tahun. Ia datang kepada saya di bulan November 2000 dan hasil test darahnya menunjukkan masalah peradangan akut di pangkal otak yang disebabkan oleh virus (Shingles) dan wabah malaria yang baru saja dialaminya semakin menjadi oleh karena kondisi AIDS yang dimilikinya. Hasil test beban virus awalnya adalah 87.800 dan sekarang telah turun menjadi 25.400 di bulan Agustus 2001. (Hanya 29 persen dari kondisi sebelumnya.)

“Pasien ini berubah dari seseorang yang sangat sakit, yang tadinya tidak mampu membesarkan kedua anaknya menjadi orang yang dinamis sebelum terjun ke dunia menjadi seseorang yang ingin memberitahukan dunia bahwa AIDS dapat diatasi. Ia akan kembali dari Zimbabwe dalam beberapa minggu ke depan dan saya yakin pengecekan darah berikutnya akan mendekati sempurna.”
Contoh darah Darkfield yang diambil dari pasien AIDS orang Afrika yang sangat parah dimana terlihat plasma berkabut serta kondisi degeneratif dari sel darah merah.
Pasien yang sama, namun dengan kondisi darah yang sehat setelah menerima pengobatan yang rutin selama 6 bulan dengan Hydroxygen Plus di Afrika.


Catatan: Produk ini diciptakan khususnya sebagai penyeimbang sistem tubuh melalui proses pembersihan (detoksifikasi) dan memberikan suplementasi nutrisi yang telah hilang. Saya tidak sedang mengklaim atau bermaksud untuk mengklaim bahwa produk ini atau produk lainnya yang ada didalam buku ini akan membunuh virus-virus atau menyembuhkan setiap penyakit serius seperti AIDS.

Kenyataan dimana banyak orang mendapatkan hasil yang luar biasa sangatlah baik. Menurut opini profesional saya , bagi setiap penyakit serius yang disebabkan oleh virus seperti misalnya AIDS memerlukan dokter yang paling tidak terlatih dalam bidang ozon yang dapat memberikan terapi ozon atau terapi lainnya yang lebih baik. Produk ini seringkali digunakan bersamaan dengan ozon didalam kasus-kasus serius bersamaan dengan dilakukannya pola makan khusus. Anda harus bertanya kepada diri anda sendiri, Apakah saya dapat membunuh virus dengan menggunakan sayur-sayuran? Saya kira tidak.

terjemahan hal 179-182

Fruit Acid, Mineral, Enzyme and Amino Oxygenating Supplements

Sebagaimana anda dapat membacanya dibawah, produk yang terjangkau ini sangatlah aman dan luar biasa ketika digunakan dengan benar pada berbagai kondisi penyakit. Produk ini diciptakan khususnya bagi keseimbangan sistem tubuh secara keseluruhan dan meningkatkan oksigen secara bertahap dalam jangka waktu panjang. Jika anda memiliki sebuah penyakit serius seperti AIDS, produk ini merupakan tambahan yang baik bagi penderita yang menjalani terapi ozon.

Hydroxygen Plus

Alergi/Asthma

L.D, Texas, U.S – “Putra saya memiliki masalah alergi sejak usia 8 bulan. Saya memberikan dia HYDROXYGEN PLUS karena ibu saya mendapatkan informasi tentang manfaat produk ini, dan telah mencobanya sendiri didalam mengatasi berbagai masalah yang dialaminya. Ketika beliau membacakan apa yang dapat dilakukan produk ini didalam tubuh dan bagaimana produk ini dapat membantu putra saya atas masalah asthmanya, lalu saya mencobanya. Produk ini telah merubah dunia anak saya. Ia bernapas lebih baik, tidak ada lagi batuk di tengah malam, tidak lagi tersedak dan tidur dengan posisi duduk. Saya hanya memberikannya 5 tetes dua kali sehari.

“Ketika saya menerima paket di kotak pos surat saya, saya membaca seluruhnya. Didalamnya dikatakan anda dapat meneteskannya pada air minum hewan peliharaan untuk menjaga kesegaran air. Kami memiliki 2 ekor kucing, laki-laki dan perempuan. Kucing perempuan saya mulai memiliki benjolan didaerah kelenjar susunya yang mulai membesar. Berdasarkan pengalaman kerja selama bertahun-tahun dengan dokter hewan, saya berpikir kondisi terburuknya adalah kanker. Karena kami juga menggunakan obat-obatan yang sama digunakan oleh manusia, lalu saya memutuskan untuk mencoba HYDROXYGEN PLUS pada kucing. Saya menaruh 5 tetes didalam air minumnya, beberapa kali sehari. Ia mulai tidur lebih banyak. Ini adalah satu-satunya efek samping yang saya lihat. Setelah 2 minggu benjolannya hampir hilang. Sekarang benjolannya hampir tidak terasa. Saya mengurangi jumlah tetesannya sekarang yaitu 1 tetes setiap hari. Ia berprilaku seperti anak kucing normal berusia 6 bulan lagi. Produk ini sungguh luar biasa.”

Cerebral Palsy

P.R. Georgia, U.S. – “ Saya mulai memberikan Hydroxygen Plus pada putra saya karena ia menderita CP dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Saya ingin memberitahu anda bahwa produk ini bekerja dengan luar biasa bagi dia. Ia memiliki 3 jenis kejang-kejang yang tidak dapat dikendalikan dan ia menggunakan 3 macam obat obatan: Depakote, Phenobarbital, dan Klonopin yang membuatnya seringkali tidak bergairah dan lemas. Namun therapistnya telah melihat kemajuan yang luar biasa didalam dirinya. Ia kelihatannya seperti mendapatkan energi baru. Pemahamamnya bertambah dengan luar biasa, dimana sebelumnya ia tidak dapat memahami anda, namun sekarang ia jauh lebih cepat memberikan respons. Sekarang ia dapat mengontrol dirinya serta lebih kuat didalam gerakan tubuhnya dimana sebelumnya hal ini tidak terjadi.

Cervical Dysplasia

D.S, Tennessee, U.S – “4 bulan yang lalu saya didiagnosa mengalami cervical dysplasia atau pertumbuhan sel-sel pre kanker pada mulut rahim (cervix). Di akhir Desember teman saya memberitahukan tentang Hydroxygen Plus. Saya mulai menggunakannya di awal Januari. Di bulan Maret saya kembali ke dokter untuk pengecekan pap smear. Pertumbuhan abnormal sel-sel kanker tersebut telah hilang sama sekali. Hasil pap smear saya normal. Saya merasa begitu diberkati atas penggunaan Hydroxygen Plus sehingga tidak membutuhkan operasi. Kedua kakak ipar dari keponakan saya mengalami hal yang sama dan mereka harus menjalani operasi.

Gagal Jantung/Asthma/Masalah Berat Badan

D.H., Texas, U.S – “Saya masuk rumah sakit karena gagal jantung. Tiga dokter berkata bahwa bagian kanan jantung saya telah rusak dan mereka mengirimkan saya ke spesialis jantung. Saya mulai menggunakan Hydroxygen pada tanggal 1 Maret. Tanggal 5 Mei, saya mengunjungi spesialis jantung. Ia melakukan pengetesan Echo Cardiogram dan EKG serta berkata “ Mengapa para dokter mengirimkan anda ke saya? Jantung anda tidak bermasalah! Saya hanya dapat bersyukur akan hal ini kepada Tuhan dan Hydroxygen. Berat badan saya berkurang sebanyak 35 pon (16 kg) dalam waktu 2 bulan dengan produk ini. Sebagai seorang penderita Asma, saya juga dapat bersaksi bahwa saya dapat bernapas lebih dalam dan lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Diabetes
J.W., Florida, U.S – “ Ini merupakan produk yang LUAR BIASA bagi penderita diabetes yang tergantung kepada insulin atau paling tidak bagi saya sendiri! Saya sembuh lebih cepat dibandingkan sebelumnya; dan saya tidak hanya mengkonsumsinya namun saya juga menggunakan secara eksternal pada luka potong dan goresan, sungguh menakjubkan. Penglihatan saya baik seperti kristal… dan saya dapat menceritakan banyak hal yang baik lainnya. Saya belum pernah merasakan kondisi yang demikian baik selama 44 tahun usia saya dan saya memiliki energi baru yang berlimpah dan stamina yang baik untuk berolahraga, pemulihan saya lebih cepat tanpa merasakan nyeri otot! Saya begitu kagum dengan produk ini. Saya akan menggunakannya (Hydroxygen/Silica Plus) selama saya hidup. Produk-produk ini adalah produk berkualitas Rolls Royce! Saya mencintai GHT dan akhirnya menemukan sebuah “rumah!” Saya sangat beruntung telah menemukan GHT sehingga saya merasa berhutang seumur hidup saya kepada sponsor saya! Terima kasih GHT atas produk dan compensation plan anda yang luar biasa. Saya mencintai perusahaan ini.”
Melahirkan

Michelle Garrod, England – “Selama proses kelahiran anak laki-laki saya yang tampan Zak, dokter terus menanyakan apakah saya menginginkan obat penghilang rasa sakit. Saya katakan bahwa saya dapat mengatasinya dengan Hydroxygen. Produk ini membantu saya mengatasi kelahiran dengan lebih baik. Para perawat begitu kagum. Salah seorang perawat ingin mencobanya setelah saya melahirkan.”

Menopause/Arthritis/Carpal Tunnel/Keriput

B.C., North Carolina, U.S – “Saya merasa seperti berusia 17 tahun kembali dengan energi yang tinggi serta kesehatan menyeluruh yang baik. Saya dapat tidur lebih baik, bangun dengan perasaan lebih segar dan siap melakukan aktifitas hari itu. Saya tidak lagi mengalami “hot flashes” atau gejala menopause lainnya. Rematik dan Carpal Tunnel tidak sakit lagi. Pikiran saya lebih tajam dan jernih. Saya bernapas lebih mudah serta dalam (Saya seorang perokok) dan saya dapat bernyanyi kembali karena saya memiliki lebih banyak udara! Saya perhatikan bahwa keriput, selulit dan ambeien saya menghilang dan kulit saya menjadi jauh lebih baik! Masalah pencernaan saya telah teratasi dan saya dapat makan apa saja yang saya inginkan. Saya sungguh-sungguh telah diberkati.”

Gagal Fungsi Beberapa Organ/Hampir Meninggal

L.M., California, U.S – “ Pada tanggal 18 Maret tahun 2000, saya dipulangkan ke rumah dari rumah sakit. Saya hanya bisa terbaring diranjang dan menderita rasa sakit yang luar biasa sehingga menjerit kesakitan setiap kali tubuh saya digerakkan. Saya diberikan morphine untuk mengatasi rasa sakit namun hal ini tidak bekerja dengan baik. Dalam 2 minggu berikutnya, saya kembali keluar masuk rumah sakit sebanyak 2 kali. Pada tanggal 1 April, dokter saya datang ke rumah dan berkata “Ia telah mengalami kegagalan kerja beberapa organ dan hanya dapat bertahan hidup beberapa hari saja atau paling lama beberapa minggu.” Saya saat itu berada di rumah perawatan untuk persiapan kematian saya.

Diagnosa yang diberikan adalah sbb: methicillin resistant, Staphylococcus aureus (MRSA). Para ahli medis tidak mengetahui cara penyembuhan atas penyakit ini! Penyakit ini dimulai dari saluran pernapasan bawah, terkait dengan sistem udara. Mikroorganisme ini termasuk kategori super dan dapat berakibat fatal. Saya juga didiagnosa mengalami gangguan jantung (arrhytmia), rapuh tulang, asma kronis, emphysema, thrombophlebitis (menyebabkan bagian kaki dari dengkul ke bawah berwarna merah gelap dan ungu), retensi air (menyebabkan bengkak) dan tentu saja rasa nyeri dari rematik. Saya juga memiliki beberapa masalah alergi namun dibandingkan dengan kondisi yang telah saya sebutkan diatas, hal ini tidaklah terlalu berarti.

“Pada waktu itu, saya menggunakan 12 macam obat, oksigen selama 24 jam dan nebulizer setiap 4 jam. Hari pertama dibulan September, saya mulai menggunakan Hydroxygen (Saya akui prosesnya terasa berat, namun saya tidak punya pilihan lain.) Dua bulan berikutnya, saya dikeluarkan dari rumah perawatan karena sudah sehat. Pada saat yang sama, kami melakukan pengetesan kultur MRSA kembali dan para ahli medis tidak dapat mempercayai apa yang mereka lihat. Lalu mereka mengambil tiga contoh lagi untuk memastikan bahwa masalah MRSA ini benar-benar telah hilang. Saya menggunakan Hydroxygen Plus dan Silica Plus. Saya juga menggunakan vitamin dan mineral dengan teratur. Lalu obat yang diberikan kepada saya mulai berkurang menjadi 6 macam dan kesehatan saya secara bertahap membaik. Saya dimasukkan kedalam rumah perawatan dan satu bulan kemudian saya diizinkan pulang karena sudah sehat. Kemudian saya hanya diberikan 2 macam obat saja. Saya dapat bangkit dan berjalan dengan rasa nyeri yang minimal dan kembali dengan kehidupan saya.

“Dalam tiga bulan, Saya telah kembali dari kematian menuju kepada kesehatan dan saya berhutang kepada GHT, Bob Minut seorang misionari yang setia atas iman yang ditanamkan didalam diri saya dan kepada putri dan menantu saya tercinta. Saya tidak perlu memberitahu anda bahwa saya akan menggunakan produk ini seumur hidup saya.”

Stroke/Kebocoran Jantung

E.S., U.S – “ Saya menggunakan Hydroxygen Plus. Saya mengalami stroke sebulan yang lalu dan saya pulih lebih cepat dibandingkan dengan pemulihan sebelumnya yang saya alami dari penyakit serius lainnya. Saya juga menemukan bahwa saya memiliki sebuah lubang di jantung saya. Hal ini memerlukan operasi. Namun sementara waktu, saya telah diberkati dengan perasaan lebih bergairah dan hidup sejak menggunakan tetesan Hydroxygen Plus. Lubang di jantung saya membocorkan darah yang berwarna biru yang belum teroksigenasi kedalam bilik yang menyimpan darah segar yang telah teroksigenasi; Oleh karena itu hanya 80% oksigen yang bisa mencapai organ-organ vital saya. Dengan tetesan Hydroxygen Plus, saya merasa lebih bergairah dan hidup. Betapa hal ini menjadi anugrah dan berkat bagi hewan peliharaan saya yang berharga (anak-anak saya) dan bagi diri saya sendiri.”

Systemic Lupus/Fibromyalgia/Pleurisy/Asthma/Chronic Fatique Syndrome/Deep Vein Thrombosis.

Z.S., Kansas, U.S. – “Saya telah menderita penyakit Systemic Lupus, Fibromyalgia, Asthma, Chronic Fatique Syndrom (CFS), dan Deep Vein Thrombosis sejak tahun 1984. Saya dirawat di rumah sakit beberapa kali didalam setahun. Dada saya telah dibongkar sebelumnya karena paru-paru saya berhenti bekerja. Saya banyak mengkonsumsi obat-obatan sampai pengeluaran saya sebulan adalah sebesar $1.000 hanya untuk obat-obatan saja. Saya terpaksa menggunakan alat bantu dan besi penopang di kaki untuk dapat berjalan. Saya telah dipersiapkan untuk menjalani amputasi pada kedua kaki saya. Namun akhirnya seorang teman memberitahu saya tentang Hydroxygen Plus dan Colostrum FM serta mengirimkannya kepada saya 2 ½ minggu sebelum hari amputasi kedua kaki saya.

“ Saya menerima produk tsb dan di hari pertama saja saya sudah merasakan kerja dari produk ini didalam tubuh saya! Saya begitu kagum! Dalam waktu 3 hari saya tidak lagi menggunakan besi penopang kaki, alat bantu jalan dan seluruh rasa nyeri telah HILANG! Untuk pertama kali selama 17 tahun, saya tidak lagi menggunakan inhaler (Obat semprot bagi penderita asma). Untuk pertama kalinya sejak tahun 1984, saya BEBAS RASA NYERI. Kemudian saya melakukan sonogram dan ternyata lebih dari 50 % pembekuan darah (Blood Clots) saya telah hilang! Dan saya tetap dapat memiliki kedua kaki saya. Saya berjalan seperti seseorang yang berusia 20 tahun. Energi yang saya miliki saat ini adalah yang terbesar yang pernah saya miliki seumur hidup saya.”

terjemahan hal 437-445